Pesantren Nuu Waar Tanam 300 Sukun

by
foto:istimewa

Dalam kesempatan sama, Camat Setu Surya Wijaya mengaku tersanjung, bahagia dan berkah karena tugas pertamanya kunjungan ke Pesantren. Maklum, sepekan lalu ia baru saja dilantik menggantikan Camat Deni Mulyadi. Tak hanya itu, ia mengapresiasi Pesantren Nuu War yang sangat NKRI dan nasionalis.

“Alhamdulillah kami dapat shilaturahmi ke Pesantren Nuu War yang diinisiasi Kodim 0509. Adik-Adik di Pesantren merupakan obor setelah nanti kembali ke kampung halaman. Saya berpesan, tuntutlah ilmu secara sungguh-sungguh. Agar nanti menjadi obor bagi Islam dan ummat Islam,” harapnya.

Ulama dunia Dr. Yusuf Al-Qardhawi Dalam bukunya yang berjudul Ri’ayatul Bi’ah fi Syari’atil Islam, menjelaskan bahwa pemeliharaan lingkungan merupakan upaya untuk menciptakan kemaslahatan dan mencegah kemudharatan.

Hal ini sejalan dengan maqāsid al-syarī’ah (tujuan syariat agama) yang terumuskan dalam kulliyāt al-khams, yaitu: hifzu al-nafs (melindungi jiwa), hifzual-aql (melindungi akal), hifzu al-māl (melindungi kekayaan/property), hifzu al-nasb (melindungi keturunan), hifzu al-dīn (melindungi agama).

Menjaga kelestarian lingkungan hidup menurut beliau, merupakan tuntutan untuk melindungi kelima tujuan syari’at tersebut. Dengan demikian, segala prilaku yang mengarah kepada pengrusakan lingkungan hidup semakna dengan perbuatan mengancam jiwa, akal, harta, nasab, dan agama.

Ahmad Zuhdi