Titiek Soeharto Ajak Kader BKMT Perluas Wawasan Politik

by

Titiek juga meminta doa kepada seluruh kader BKMT agar sesuatu yang di ikhtiarkan dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur mendapat keberkahan serta keridhaan dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

Wartapilihan.com, Cikarang — Selama perjalanannya keliling ke berbagai daerah di Indonesia, putri mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto mendapatkan banyak masukan langsung dari masyarakat. Mulai dari para tokoh, ulama, guru, para pendidik, hingga mahasiswa.

“Masyarakat belakangan ini merasakan ekonomi yang sulit. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan dasar saja terasa sangat berat karena harga-harga kebutuhan pokok terus naik,” ujar Titiek pada sambutannya dalam acara peringatan Isra Mi’raj bersama Badan Kontak Majelis Taklim di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, kemarin.

Selain itu, para petani juga merasakan keadaan ekonomi yang semakin sulit. Terlebih, pemerintah melakukan kebijakan komoditas impor gula, beras, jagung, kedelai, buah-buahan hingga kebijakan subsidi pupuk yang dicabut oleh pemerintah.

“Sehingga semakin menyudutkan mereka ke situasi yang bertambah sulit,” katanya.

Selain itu, para akademisi hingga ulama juga menitipkan pesan kepada Titiek Soeharto agar pendidkan untuk anak-anak dapat terbuka seluas-luasnya, terutama bagi anak berprestasi yang tidak memiliki kemampuan secara finansial.

“Hal lain, begitu banyak anak-anak lulusan SMA dan sarjana sulit mendapatkan pekerjaan. Kita ingin anak-anak kita dapat pekerjaan baik dan menjadi pengusaha muda yang dapat menciptakan karya-karya baru,” kata Titiek Soeharto.

Selain itu, para masyarakat di berbagai daerah juga mengadukan kepada Titiek Soeharto tentang ketidakadilan hukum. Masyarakat merasa tidak aman akibat adanya diskriminasi hukum. Banyak masyarakat bawah yang mendapatkan hukum berat karena kasus ringan. Sementara, kejahatan seperti korupsi dan narkoba hukumannya justru ringan.

“Tentu hal itu mengusik rasa kemanusiaan kita semua. Aspirasi ini tentu menjadi masukan kepada kami untuk bersama-sama mewujudkan prinsip keadilan, kejujuran dan kemaslahatan bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto juga mengajak seluruh kader BKMT untuk memperluas wawasan. Termasuk wawasan politik masyarakat agar tidak terombang-ambing oleh hal yang bersifat semu.

“Kita jangan tertipu oleh janji yang tidak mampu dibuktikan. Jangan terbuai oleh program-program bohong. Masyarakat harus cerdas memilih pemimpin yang memahami kebutuhan bangsa Indonesia kedepan dan mewakafkan dirinya untuk rakyat tercinta,” ujarnya.

Tak lupa, Titiek juga meminta doa kepada seluruh kader BKMT agar sesuatu yang di ikhtiarkan dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur mendapat keberkahan serta keridhaan dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Semoga Allah senantiasa mengokohkan Majelis Ilmu yang ibu-ibu perjuangkan yang dapat menuntut generasi ke depan. Insya Allah, segala ikhtiar kita menjadi amal jariah yang dapat menolong kita, bangsa dan negara,” tutupnya.